
Bisnis di Jawa Timur Dorong Aksi Nyata Transisi Rendah Karbon Lewat Forum Dialog
Surabaya, 23 September 2025 – Upaya mempercepat keterlibatan dunia usaha di Jawa Timur dalam praktik bisnis rendah karbon mendapat pijakan baru melalui penyelenggaraan Forum Dialog dan Lokakarya Interaktif bertajuk “Mendorong Aksi Nyata Bisnis Menuju Transisi Rendah Karbon di Jawa Timur”. Acara yang digelar oleh Kadin Net Zero Hub bersama Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) dan Kadin Jawa Timur ini berlangsung pada Selasa (23/9) di Whiz Luxe Hotel Spazio, Surabaya. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Kadin Net Zero Hub Roadshow yang sebelumnya sudah digelar di beberapa provinsi lain di Indonesia.
Chairman Kadin Net Zero Hub, Anthony Utomo, membuka forum dengan menekankan urgensi aksi nyata perusahaan untuk mendukung target iklim nasional. “Forum ini merupakan bagian dari rangkaian Kadin Net Zero Hub Roadshow untuk mendorong aksi nyata menuju ekonomi rendah karbon. Pengurangan emisi bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi langkah strategis agar dunia usaha mampu bertahan, tumbuh, dan tetap selaras dengan regulasi maupun tuntutan pemerintah. Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku usaha dapat menjadi garda terdepan dalam menginisiasi praktik bisnis rendah karbon yang berdaya saing,” sebut Anthony.
Provinsi Jawa Timur, sebagai penyumbang hampir 15 persen PDB nasional dan pusat industri manufaktur serta perdagangan, memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda transisi rendah karbon nasional. Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, dalam sambutannya mengatakan, “Transisi menuju ekonomi rendah karbon merupakan agenda yang sangat penting untuk segera diimplementasikan. Kadin Jawa Timur telah mengambil peran nyata dengan melaksanakan berbagai program, salah satunya melalui program GESIT, guna mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi era transisi hijau. Seluruh upaya ini menjadi komitmen nyata Kadin Jawa Timur dalam mendukung transformasi ekonomi yang berkelanjutan.”
Dukungan dari pemerintah daerah Provinsi Jawa Timur disampaikan Ari Basuki, yang hadir mewakili Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Ari menyebutkan, “Pemerintah daerah mendukung terwujudnya industrialisasi Jawa Timur yang kompetitif sekaligus berwawasan lingkungan, melalui penguatan kompetensi SDM, pengembangan skema insentif dan akses pembiayaan, serta promosi industri hijau. Sinergi lintas sektor ini akan mempercepat terwujudnya smart province dan smart environment di Jawa Timur. Forum ini bukan sekadar pertemuan, tetapi langkah nyata menuju transformasi industri yang rendah karbon, inklusif, dan berkelanjutan.”
Dalam sesi panel, para narasumber membahas strategi teknis yang dapat ditempuh dunia usaha untuk memperkuat upaya dekarbonisasi dan keberlanjutan perusahaan. Aloysius Wiratmo, Program Development Manager IBCSD, memaparkan strategi implementasi dekarbonisasi di sektor industri. Pemaparan ini dilengkapi oleh Hendri Yulius Wijaya, ESG Consultant, yang memperkenalkan metode identifikasi serta inventarisasi emisi GRK sebagai fondasi strategi ESG perusahaan. Sementara itu, Muhammad Reza, Net Zero Research Analyst WRI Indonesia, berbagi pengalaman nyata dalam mendampingi perusahaan melewati proses transformasi menuju bisnis rendah emisi.
Kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya teknis, di mana peserta memetakan sumber emisi dan merumuskan solusi seperti efisiensi energi, elektrifikasi, dan energi terbarukan. Hasil dari lokakarya ini menunjukkan kesamaan tantangan perusahaan lintas sektor sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk mempercepat adopsi solusi hijau.
Acara ini semakin menegaskan pentingnya membangun aksi kolektif dunia usaha untuk mempercepat transisi energi bersih di Jawa Timur. Melalui forum ini, diharapkan semakin banyak perusahaan daerah yang tidak hanya memahami langkah teknis dekarbonisasi, tetapi juga berkomitmen menyusun rencana aksi terukur yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan.
Kontak:
Nurina Izazi, Communication Manager IBCSD, nurina@ibcsd.or.id, +62-813-3261-4268

Permalink
Permalink
Permalink
Permalink
Permalink
Permalink
Permalink
Permalink
Permalink
Permalink