Skip links

bahasa

Mengubah Komitmen Iklim Menjadi Aksi Berbasis Kemitraan

Pada 12 Desember 2025, Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bersama P4G dan ERIA menyelenggarakan Indonesia Business Matchmaking 2025 di Jakarta. Acara ini mempertemukan lebih dari 70 peserta yang terdiri dari perwakilan korporasi, investor, pelaku usaha swasta, startup, ecosystem builders, serta instansi pemerintah. Dirancang

Menuju NDC Indonesia yang Layak Diinvestasikan untuk 2035

Dalam Business–Policy Roundtable on an Investable Indonesia NDC for 2035, IBCSD bersama WBCSD, E3G, dan We Mean Business Coalition mempertemukan pemimpin bisnis dan pembuat kebijakan untuk membahas langkah nyata mempercepat transisi energi bersih dan investasi hijau. Acara ini menjadi bagian dalam Indonesia International Sustainability Forum

CAP Class 4

Setelah menyusun inventarisasi emisi, menetapkan target berbasis sains, dan merancang strategi dekarbonisasi, para peserta perusahaan besi dan baja dalam Corporate Assistance Program (CAP) Batch 3.0 kini memasuki tahap akhir: Pelaporan dan pengungkapan. Di kelas keempat ini, peserta mendalami standar pelaporan keberlanjutan seperti GRI dan ISSB,

Bisnis di Jawa Timur Dorong Aksi Nyata Transisi Rendah Karbon Lewat Forum Dialog

Surabaya, 23 September 2025 – Upaya mempercepat keterlibatan dunia usaha di Jawa Timur dalam praktik bisnis rendah karbon mendapat pijakan baru melalui penyelenggaraan Forum Dialog dan Lokakarya Interaktif bertajuk “Mendorong Aksi Nyata Bisnis Menuju Transisi Rendah Karbon di Jawa Timur”. Acara yang digelar oleh Kadin

13 Perusahaan Besi dan Baja “Lulus” dari KADIN Net Zero Hub (NZH) Corporate Assistance Program (CAP) Batch 3.0, Perkuat Langkah Nyata dalam Transisi Rendah Karbon Indonesia

Jakarta, 9 September 2025 – Sektor swasta memegang peran kunci dalam mendukung dekarbonisasi nasional, salah satunya di industri berat seperti besi dan baja yang tergolong emisi-intensif. Diketahui, sektor industri menyumbang sekitar 34 persen emisi nasional, dengan subsektor besi dan baja menjadi salah satu penyumbang terbesar.

Kelas ke-3 Corporate Assistance Program (CAP) 3.0

Kelas ke-3 Corporate Assistance Program (CAP) 3.0 membekali perusahaan besi dan baja dengan keterampilan teknis dan wawasan kebijakan untuk menyusun strategi dekarbonisasi awal. Kelas ini membuka jalan menuju industri rendah karbon yang lebih tangguh dan berdaya saing melalui: ✅ Identifikasi sumber emisi utama ✅ Simulasi

Kelas Kedua Corporate Assistance Program (CAP) 3.0

Dengan kontribusi sekitar 8% emisi global, sektor besi dan baja memegang peranan besar dalam mencegah krisis iklim. Oleh sebab itu kelas kedua CAP 3.0 untuk industri besi dan baja membahas penetapan target berbasis sains melalui Science Based Targets initiative (SBTi). SBTi membantu perusahaan menetapkan target

To personalize your experience, this website uses cookies. Read about our Privacy Policy.
Explore
Drag